Analisis alih kode dan campur kode pada komunitas dayak di Madiun dalam percakapan sehari-hari

Gusment, Gusment (2016) Analisis alih kode dan campur kode pada komunitas dayak di Madiun dalam percakapan sehari-hari. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandala Madiun.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (566kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (209kB)
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (199kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (154kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (346kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf

Download (147kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (261kB)

Abstract

Bangsa Indonesia memiliki beratus suku bangsa. Setiap suku bangsa memiliki bahasanya masing-masing, yang biasa disebut bahasa daerah, salah satunya yaitu bahasa daerah Dayak Ahe. Keberagaman bahasa daerah menjadikan masyarakat Indonesia masyarakat multibahasa, paling tidak masyarakat Indonesia adalah dwi bahasa, yakni menggunakan bahasa Indonesia dan salah satu bahasa daerah Dayak Ahe dalam berkomunikasi. Dengan demikian, peneliti akan menganalisis alih kode dan campur kode pada komunitas Dayak di Madiun dalam percakapan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alih kode dan campur kode antara bahasa Indonesia dan bahasa Dayak Ahe yang dilakukan antarmahasiswa dalam percakapan sehari-hari komunitas Dayak di Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu penelitian didasarkan pada data deskriptif berupa percakapan sehari-ari. Hasil penelitian: alih kode dari bahasa Indonesia-Dayak Ahe sebanyak 10 dengan penyebabnya karena kehadiran penutur ketiga (03). Alih kode dari bahasa Dayak Ahe-bahasa Indonesia sebanyak 11 dengan penyebabnya karena kehadiran penutur ketiga (03) dan mitra tutur (02) dalam bentuk alih kode intern (internal code switching). Campur kode bahasa Dayak Ahe dalam bahasa Indonesia sebanyak 12 dengan penyebabnya karena latar belakang kebahasaan penutur. Campur kode bahasa Indonesia dalam bahasa Dayak Ahe sebanyak 7 dengan penyebabnya karena latar belakang kebahasaan penutur dalam bentuk campur kode berupa penyisipan unsur-unsur yang berwujud kata, penyisipan unsur-unsur yang berwujud frasa, dan penyisipan unsur-unsur yang berwujud klausa. Saran: (1) bagi pembaca, penelitian ini diharapkan berguna untuk seluruh pembaca agar dapat menghargai bahasa,(2) bagi pengajaran bahasa, hendaknya hasil penelitian ini dapat dipakai sebagai masukan bagi guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan proses belajar mengajar bahasa Indonesia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: alih kode, campur kode, komunitas dayak
Subjects: Faculty of Teacher Training and Education
Faculty of Teacher Training and Education > Education of Indonesian Language and Literature
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: (staf) Widyawan L. Indra Padma
Date Deposited: 27 Jan 2022 02:30
Last Modified: 27 Jan 2022 02:30
URI: http://repository.widyamandala.ac.id/id/eprint/2039

Actions (login required)

View Item View Item