Pengaruh perbedaan substrat antara beras ketan hitam (Oryza sativa var.) dan beras ketan putih (Oryza sativa varietas glutinosum) terhadap produksi tuak

Putrawan, Libertus (2006) Pengaruh perbedaan substrat antara beras ketan hitam (Oryza sativa var.) dan beras ketan putih (Oryza sativa varietas glutinosum) terhadap produksi tuak. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandala Madiun.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.PDF

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.PDF

Download (212kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.PDF
Restricted to Registered users only

Download (600kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.PDF
Restricted to Registered users only

Download (404kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.PDF
Restricted to Registered users only

Download (392kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.PDF

Download (134kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Tuak merupakan minuman tradisional khas yang berasal dari Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Sanggau. Tuak dihasilkan melalui fermentasi dari beras ketan (Oryza sativa var.). Dalam fermentasi tuak ini diperlukan inokulum yang berfungsi sebagai penumbuh mikroorganisme yang berperan dalm fermentasi, inokulum yang digunakan adalah ragi. Selama ini pembuatan tuak dengan media beras ketan belum mempertimbangkan kandungan gizi substrat yang terkandung di dalam beras ketan baik itu beras ketan hitam maupun beras letan putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan kandungan substrat yang terkandung dalam beras ketan hitam (Oryza sativa var.) dan beras ketan putih (Oryza sativa varietas glutinosum) terhadap kualitas hasil fermentasi tuak. Rancangan percobaan dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap. Penelitian dibagi menjadi dua perlakuan, yaitu perlakuan dengan menggunakan beras ketan hitam dan beras ketan putih. Masing-masing perlakuan dilakukan 2 kali ulangan. Data hasil pengamatan diuji dengan analisis varians (Anava) dan dilanjutkan dengan uji LSD pada taraf 5% . Kualitas tuak yang dihasilkan diamati melelui pengukuran kuantitatif berdasarkan persentase alkohol dan uji organoleptic (rasa, bau, dan aroma). Hasil penelitian menunjukkan, pada pengukuran uji kuantitatif kadar alkohol tuak yang tinggi dihasilkan oleh tuak dari fermentasi beras ketan putih (62,5%) dan kadar alcohol terendah dihasilkan oleh tuak dari fermentasi beras ketan hitam (55%) Pada uji organoleptic tuak untuk perlakuan dengan menggunakan beras ketan hitam untuk nilai rasa diperoleh rata-rata 5,16 (manis), nilai rata-rata warna 3,22(merah bata) dan nilai rata-rata aroma 3,68 (harum). Pada perlakuan menggunakan beras ketan putih untuk nilai rasa diperoleh rata-rata 2, 56 ( agak pahit), nilai rata-rata warna 2,28 (putih keruh ) dan nilai rata-rata aroma 2,32 (menyengat)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: substrat, beras ketan, tuak
Subjects: Faculty of Matematics and Natural Sciences
Faculty of Matematics and Natural Sciences > Biology
Divisions: Fakultas MIPA > Prodi Biologi
Depositing User: Tio Panta Uli Sitanggang
Date Deposited: 08 Mar 2022 06:50
Last Modified: 08 Mar 2022 06:50
URI: http://repository.widyamandala.ac.id/id/eprint/2131

Actions (login required)

View Item View Item