Riyanto, Riyanto (1994) Kemampuan memahami puisi siswa kelas II SMA Taman Madya Madiun tahun ajaran 1993/1994. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Widya Mandala Madiun.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (309kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (363kB) |
|
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (303kB) |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (332kB) |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf Download (111kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (466kB) |
Abstract
Puisi merupakan suatu bentuk dari karya sastra, mempunyai fungsi yang penting bagi kehidupan manusia. Diharapkan dengan adanya puisi tersebut dapat menyenangkan dan sekaligus bermanfaat dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu puisi dapat dibagi atas struktur dan unsur-unsurnya. Pada dasarnya puisi mengandung tiga unsur pokok, yaitu: (1) babut merupakan satu kesatuan utuh yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Menyadari betapa besar peranan puisi sebagai salah satu bentuk karya sastra bagi kehidupan manusia, maka pengajaran dan pembinaan apresiasi di sekolah diarahkan kepada upaya pengembangan dan pembinaan apresiasi sastra. Berkenaan dengan pengajaran apresiasi puisi di sekolah, tujuan akhir diharapkan sisiwa mampu memahami puisi dengan baik dan menarik manfaat dalam kehidupannya. Namun tampaknya pengajaran sastra di sekolah-sekolah itu sendiri masih menghadapi berbagai masalah. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengajaran apresiasi di sekolah-sekolah belumlah berhasil, atau belum mencapai tujuan yang diharapkan. Belum berhasilnya pengajaran sastra di sekolah itu tentu disebabkan oleh beberapa faktor , baik itu dari pihak siswa, pihak guru, maupun pihak luar yang berkaitan dengan pengajaran di sekolah, seperti kurikulum, buku-buku pelajaran, faktor orang tua, lingkungan, dan sebagainya. Untuk itulah maka perlu diadakan penelitian-penelitian yang nantinya dapat dijadikan tolok ukur pemecahan masalah-masalah yang dihadapi dalam pengajaran sastra tersebut. Pentingnya pembinaan dan pengembangan apresiasi di kalangan siswa menandakan perlu dilaksanakan penelitian secara khusus tentang kemajuan apresiasi sastra pada setiap aspeknya. Dari penelitian ini akan memperoleh data masukan untuk memperbaiki proses belajar mengajar sastra secara keseluruhan. Hal ini merupakan suatu cara yang bijaksana untuk mengembangkan sastra kita. Dalam penelitian ini penulis memilih siswa SMA kelas II sebagai objek penelitian. Penulis berangapan bahwa siswa sekolah menengah atas yang khususnya kelas II lebih matang dan dewasa bekal pengetahuannya untuk dapat memahami puisi . Adapun sekolah atau tempat dst…. (lihat file abstrak ) Dari data tentang kemampuan memahami puisi secara keseluruhan sebanyak 34 siswa, diperoleh nilai rata-rata 6,03. Dan dari sampel 34 siswa dengan 30 butir soal, yang memperoleh nilai 6 berjumlah 34 siswa (70,59%) . Sedangkan siswa yang memperoleh nilai 6 berjumlah 10 siswa (29,41%). Dari analisis data dapat penulis simpulkan bahwa kemampuan siswa kelas II SMA Taman Madya dalam memahami puisi adalah sedang atau cukup. Hal tersebut dapat dibuktikan atau dilihat dari hasil perhitungan rata-rata nilai kemampuan siswa memahami puisi yaitu 6,03, dan jumlah siswa yang memperoleh nilai 6 ada 34.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Puisi, siswa SMA, Taman Madya Madiun |
| Subjects: | Faculty of Teacher Training and Education Faculty of Teacher Training and Education > Education of Indonesian Language and Literature |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Depositing User: | Petrus Suwandi |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 03:27 |
| Last Modified: | 10 Apr 2026 03:27 |
| URI: | http://repository.widyamandala.ac.id/id/eprint/3170 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
